Menag Jalan Di Tengah Massa Demo Menuju Istana Negara

422448

Jakarta (Pinmas) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memilih untuk berjalan kaki menuju istana negara. Tim protokol sedianya sudah menyiapkan mobil dan motor roda dua sebagai pilihan kendaraan, namun Menag memilih untuk berjalan menembus kerumunan massa.

Rencananya, Menag Lukman bersama Menkopolhukam Wiranto dan Mensesneg Pratikno akan menerima perwakilan pendemo di kantor Kemensetneg, Jumat (04/11) sore.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Menag berjalan melalui pintu keluar kantor yang bersebelahan dengan Masjid Istiqlal menuju Istana Negara. Menag berjalan menembus kumpulan massa yang juga sedang berjalan menuju Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya.

Sepanjang perjalanan, banyak peserta demo yang menyalami Menag Lukman Hakim Saifuddin. Mereka menyampaikan harapannya agar proses hukum ditegakkan. Menag pun membalas salam mereka sembari mengembangkan senyum di wajahnya.

Sambil memanggil nama Menag, para pendemo secara kooperatif mempersilahkan Lukman Hakim untuk terus berjalan menuju istana negara.

Iptu Joko S yang kebetulan ikut mendampingi mengaku heran dengan keputusan Menag untuk berjalan kaki di tengah kerumunan massa yang berunjuk rasa. Menurutnya, sepanjang dia bertugas, baru kali ini menjumpai seorang menteri yang memilih berjalan kaki di tengah keramaian massa yang sedang berunjuk rasa.

Kurang lebih setengah jam berjalan menyusuri jarak sekira 2.5 km dari Kantor Kemenag, Menag Lukman tiba di istana negara sekitar pukul 14.00 WIB. Peluh nampak membasahi wajahnya, namun senyum tetap menghiasi wajah menyapa aparat yang sigap berjaga.

Unjuk rasa ribuan umat Islam berlangsung selepas pelaksanaan Salat Jumat. Masjid Istiqlal yang lokasinya bersebalahan dengan kantor Kementeri Agama menjadi titik kumpul dan titik berangkat para peserta unjuk rasa sehingga kepadatan sudah terasa sejak pagi. Dari Masjid Istiqlal, mereka bergerak bersama menuju Istana Negara. (mkd/mkd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *